30 June 2008

PSB ( Penerimaan Siswa Baru ) TA. 2008

PSB dilingkungan SMA 1 Tanjungpinang mulai tahun ini diterapkan secara bertahap ke arah penjaringan calon siswa yang lebih qualified dan mumpuni dalam rangka atau platform SBI yakni Sekolah Bertaraf Internasional. Saat ini status SMA 1 masih Rintisan SBI. Oleh karena itu dibutuhkan perbaikan dan peningkatan di segala bidang termasuk sistem penerimaan siswa baru.

Untuk tahun 2008, skema penerimaan dibagi dalam 2 tahapan. Pertama, saat pendaftaran calon siswa harus mengantongi nilai rata-rata rapor SMP dari kelas 7 - 9 minimal 70,00. Dan menurut penjelasan ketua panitia penerimaan Bpk Drs. Samlan Syukri (yang sekaligus akan menjadi WaKaSek bid Kesiswaan), nilai ini adalah harga mati sehingga walau ada yang mendaftar dengan nilai rata-rata 69,99 pun dipastikan tidak akan lolos seleksi awal. Dan inipun bukanlah merupakan syarat minimal jika SMA 1 menjadi SBI kelak, karena syarat SBI minimal 75,00. Kedua, setelah dinyatakan lolos seleksi awal, calon siswa akan menjalani tes akademik, tes psikologi serta seleksi nilai UAN. Dari ketiga ini akan didapat bobot penilaian yang akan diurut berdasarkan ranking.Kuota yang ditentukan untuk angkatan masuk 2008 ini adalah 6 kelas dengan jumlah siswa perkelasnya adalah 36 sehingga total yang akan diterima hanya 216 orang.

Data terakhir yang dihimpun, Formulir yang diambil oleh calon siswa mencapai 564 orang, sementara yang lolos seleksi awal dan berhak mengikuti tahapan selanjutnya mencapai 416 orang. Artinya disini akan ada sekitar 200 calon siswa yang tereliminasi.Berbagai tanggapan berhasil dihimpun dari calon-calon siswa ini. Antara lain Nichi dan Risha dari SMP 1 yang mengatakan bahwa sistem penerimaan ini benar-benar terencana dan memiliki tingkat persaingan tinggi/ ketat. Ada juga yang grogi seperti yang dinyatakan oleh Romi dari SMP 1 Bintan Timur walau ia termasuk 5 besar kelulusan di sekolahnya. Namun tidak sedikit juga yang masih sekedar coba-coba seperti Dewi, Novia dan Dian dari SMP 6. Lain dengan Nuri dari SMP 7 yang optimis akan diterima karena ia memiliki modal peringkat 2 dari sekolahnya.

PSB kali ini juga berbeda dari yang sebelumnya, paling tidak ini dikomentari oleh Bpk. Jufris Hasibuan. Menurut beliau, sistemnya lebih bagus walau sedikit melelahkan serta sistem penerimaan dapat memenuhi kualifikasi kwalitas siswa dalam menuju SBI. Sementara Ibu Dra. Asmiati belum bisa berkomentar karena terlalu banyak yang harus dipikirkan dan dikerjakan. Ada sedikit candaan atau lebih tepatnya sindiran yang dilontarkan oleh Bpk. Karyadi, paling tidak sistem kali ini mengurangi tingkat penitipan dan virus-virus penyakit yang biasa muncul ketika PSB menjadi jauh lebih berkurang.

Laporan yang akan datang akan menyampaikan hasil PSB serta update terbaru lainnya...

No comments: